Cara Menyusun Paket Corporate Gathering dalam Manajemen Lapangan Olahraga, Bikin Kamu Makin Cuan!

Bisnis penyewaan lapangan olahraga memang punya daya tarik tersendiri karena pasarnya yang tidak pernah mati. Setiap hari pasti ada saja orang yang ingin mencari keringat, mulai dari anak sekolah, mahasiswa, hingga pekerja kantoran yang ingin melepas penat. Kebanyakan pemilik bisnis ini biasanya terlalu fokus melayani penyewa perorangan atau grup kecil yang datang silih berganti setiap jam. Padahal, ada satu kolam uang yang jauh lebih besar dan lebih menjanjikan kepastian pendapatan, yaitu pasar korporat atau perusahaan.

Segmen bisnis ke bisnis atau sering disebut B2B ini sebenarnya adalah kunci kalau kamu ingin pendapatan yang lebih stabil dan nominal transaksi yang besar dalam satu kali pembayaran. Salah satu pintu masuk paling efektif untuk menggaet pasar ini adalah dengan menyediakan paket corporate gathering. Perusahaan-perusahaan zaman sekarang sudah mulai sadar kalau kesehatan karyawan itu aset penting. Makanya, kegiatan olahraga bersama sering banget masuk dalam agenda tahunan atau bahkan bulanan mereka.

Ini adalah peluang emas buat kamu para pemilik venue. Kalau kamu bisa menyusun paket yang tepat, lapanganmu tidak hanya akan penuh di jam prime time malam hari, tapi juga bisa ramai di jam-jam kerja atau akhir pekan pagi lewat acara kantor. Kami akan mengajak kamu membedah bagaimana cara meracik strategi penjualan B2B ini supaya lapanganmu jadi incaran para HRD perusahaan.

Berikut adalah langkah-langkah detail tentang cara menyusun paket corporate gathering yang menarik dan menguntungkan:

1. Pahami Dulu Karakter Perusahaan yang Ingin Kamu Tembak

Langkah pertama sebelum kamu sibuk menghitung harga adalah mengenali siapa sebenarnya calon klien kamu. Tidak semua perusahaan punya budaya yang sama. Ada perusahaan rintisan atau startup yang isinya anak muda dengan gaya santai, ada juga korporasi besar perbankan atau BUMN yang gayanya lebih formal dan terstruktur.

Kamu perlu melakukan sedikit riset kecil-kecilan. Coba lihat kawasan sekitar lapangan olahragamu. Apakah dikelilingi oleh gedung perkantoran tinggi, atau lebih dekat ke kawasan industri? Kalau targetmu adalah startup, biasanya mereka lebih suka paket yang seru, fun, dan tidak terlalu kaku aturannya. Olahraga seperti mini soccer, badminton, atau padel yang sedang naik daun bisa jadi pilihan utama mereka.

Sebaliknya, kalau targetmu adalah perusahaan konvensional yang isinya bapak-bapak atau ibu-ibu senior, mungkin mereka butuh kegiatan yang lebih santai atau justru turnamen serius yang bergengsi. Dengan memahami siapa mereka, kamu bisa menyesuaikan bahasa promosi dan isi paket yang akan kamu tawarkan. Jangan sampai kamu menawarkan paket yang terlalu hardcore untuk perusahaan yang isinya mayoritas karyawan senior, atau sebaliknya.

Pemahaman akan karakter ini juga akan memengaruhi cara kamu menyapa mereka saat jualan. Pendekatan ke HRD perusahaan kreatif tentu beda rasanya dengan pendekatan ke bagian pengadaan di instansi pemerintahan. Jadi, kenali dulu targetmu agar pelurumu tidak terbuang sia-sia.

2. Buat Paket Bundling yang Anti Ribet

Orang-orang yang bekerja di perusahaan, terutama bagian HRD atau panitia acara, biasanya adalah orang yang sibuk. Mereka paling malas kalau harus mengurus hal-hal kecil satu per satu. Kalau kamu menyuruh mereka sewa lapangan sendiri, cari wasit sendiri, lalu pesan makan siang di tempat lain, besar kemungkinan mereka akan kabur mencari tempat lain.

Kunci sukses jualan ke korporat adalah kemudahan. Kamu harus menyusun paket all-in-one atau bundling. Dalam satu harga, pastikan mereka sudah mendapatkan semua kebutuhan dasar acara. Misalnya, kamu bisa membuat “Paket Turnamen Sehari” yang isinya sudah mencakup sewa lapangan selama empat jam, wasit profesional, air mineral galon atau botol, hingga rompi tim.

Kamu bisa membuat beberapa tingkatan paket agar mereka punya pilihan. Mulai dari paket Basic yang hanya mencakup lapangan dan air minum, paket Standard yang ditambah dengan wasit dan dokumentasi foto sederhana, hingga paket Premium yang lengkap dengan catering makan siang, MC acara, hingga piala dan medali untuk pemenang.

Semakin lengkap paket yang kamu tawarkan, semakin senang klienmu karena pekerjaan mereka jadi jauh lebih ringan. Mereka tinggal bayar satu tagihan ke kamu, dan semua urusan beres. Ini adalah nilai tambah yang membuat manajemen lapangan olahraga milikmu terlihat lebih profesional dibandingkan kompetitor yang hanya menyewakan lahan kosong.

3. Manfaatkan Jam Kosong untuk Harga yang Lebih Miring

Salah satu masalah utama dalam bisnis lapangan olahraga adalah kekosongan di jam kerja, biasanya dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore di hari kerja. Nah, pasar korporat ini bisa menjadi solusi untuk mengisi kekosongan tersebut. Banyak perusahaan yang mengadakan gathering atau team building justru di hari kerja sebagai pengganti hari kerja biasa, atau di Jumat pagi.

Kamu bisa menyusun strategi harga yang pintar di sini. Tawarkan harga spesial untuk paket corporate gathering yang mengambil slot waktu di jam-jam sepi tersebut. Diskon atau harga khusus ini akan menjadi daya tarik yang kuat bagi perusahaan yang memiliki anggaran terbatas namun ingin tetap mengadakan acara yang layak.

Jelaskan kepada mereka bahwa dengan mengambil jam pagi atau siang di hari kerja, mereka akan mendapatkan privasi yang lebih baik karena lapangan tidak terlalu ramai oleh umum. Kamu bisa memframing ini sebagai “Exclusive Hours” alih-alih sekadar diskon jam sepi. Bahasa yang kamu gunakan sangat berpengaruh. Dengan cara ini, kamu bisa memaksimalkan okupansi lapanganmu. Jam malam tetap penuh oleh penyewa reguler, dan jam siang terisi oleh acara kantor. Cuan pun mengalir dari dua arah.

4. Sediakan Fasilitas Pendukung yang Layak dan Bersih

Berbeda dengan penyewa reguler yang mungkin cuek dengan kondisi toilet asalkan lapangannya bagus, klien korporat biasanya sangat rewel soal fasilitas pendukung. Ingat, acara ini seringkali dihadiri oleh bos-bos besar atau manajer yang terbiasa dengan kenyamanan. Kalau toiletmu kotor, ruang gantinya bau, atau musalanya sempit dan pengap, citra lapanganmu akan jatuh seketika.

Sebelum mulai jualan paket ke perusahaan, pastikan manajemen lapangan olahraga di tempatmu sudah membereskan urusan kebersihan dan kelayakan fasilitas ini. Pastikan ada area tunggu yang nyaman, mungkin dengan sedikit sentuhan dekorasi atau tanaman biar lebih segar. Ketersediaan area parkir yang luas juga sering jadi pertimbangan utama, karena karyawan kantor biasanya datang membawa kendaraan masing-masing.

Kalau kamu punya area kantin atau kafe, itu nilai plus yang sangat besar. Kamu bisa memasukkan voucher makan atau minum di kantin tersebut sebagai bagian dari paket. Intinya, buat mereka merasa nyaman tidak hanya saat bermain di lapangan, tapi juga saat istirahat sebelum dan sesudah acara. Kenyamanan inilah yang akan membuat mereka mau balik lagi tahun depan atau merekomendasikan tempatmu ke relasi bisnis mereka yang lain.

5. Tawarkan Opsi Kustomisasi atau Add-On

Meskipun tadi kami menyarankan untuk membuat paket bundling, kamu juga harus tetap fleksibel. Terkadang ada perusahaan yang punya permintaan aneh-aneh atau spesifik. Mungkin mereka ingin ada sesi senam pemanasan dengan instruktur zumba sebelum main bola, atau mereka ingin ada booth foto instan di pinggir lapangan.

Sebagai pengelola yang cerdas, kamu harus siap dengan daftar menu tambahan atau add-on. Siapkan daftar harga untuk layanan tambahan seperti sewa sound system yang lebih besar, jasa fotografer dan videografer profesional yang bisa bikin video recap keren buat media sosial kantor mereka, hingga penyediaan tenaga medis atau ambulans standby untuk berjaga-jaga.

Fleksibilitas ini menunjukkan bahwa kamu sangat siap melayani kebutuhan mereka. Jangan kaku dengan paket yang sudah ada. Kalau mereka minta sesuatu yang di luar paket, bilang saja “bisa diatur” lalu hitung biayanya. Sikap kooperatif seperti ini sangat disukai oleh klien B2B karena membuat mereka merasa dimengerti dan dibantu.

6. Siapkan Proposal dan Dokumen Legalitas yang Rapih

Kalau mau main di kolam B2B, kamu tidak bisa hanya modal omongan atau chat WhatsApp saja. Perusahaan butuh dokumen tertulis untuk pengajuan anggaran ke bagian keuangan. Kamu wajib menyusun proposal penawaran yang tampilannya menarik, profesional, dan mudah dibaca.

Di dalam proposal itu, jelaskan keunggulan lapanganmu, detail paket yang ditawarkan, foto-foto dokumentasi event yang pernah ada sebelumnya (kalau ada), dan rincian harga yang transparan. Jangan lupa cantumkan juga syarat dan ketentuan, seperti aturan pembatalan, mekanisme pembayaran uang muka atau DP, dan pelunasan.

Selain proposal, pastikan manajemen lapangan olahraga kamu juga rapi secara administrasi. Perusahaan biasanya butuh faktur pajak, kwitansi resmi dengan stempel basah, atau dokumen legalitas usaha vendor. Kalau kamu tidak bisa menyediakan ini, bisa jadi kamu gagal deal hanya karena masalah administrasi, padahal mereka sudah suka dengan lapanganmu. Jadi, siapkan template invoice dan dokumen pendukung lainnya dengan rapi agar proses pembayaran dari mereka bisa lancar.

7. Bangun Relasi dan Berikan Layanan Purna Jual

Strategi B2B itu adalah permainan jangka panjang. Satu klien perusahaan bisa menjadi sumber pendapatan rutin kalau kamu bisa merawat hubungan dengan baik. Setelah acara selesai, jangan langsung putus kontak. Kirimkan pesan terima kasih kepada penanggung jawab acara atau PIC dari perusahaan tersebut.

Kamu bisa menanyakan masukan atau kritik tentang layananmu. Kalau mereka puas, jangan ragu untuk minta tolong mereka memberikan ulasan di Google Maps atau media sosial. Lebih jauh lagi, kamu bisa menawarkan program loyalitas. Misalnya, kalau mereka mengadakan acara lagi di tempatmu dalam waktu enam bulan ke depan, kamu akan memberikan diskon khusus atau bonus tambahan.

Simpan kontak para PIC ini dengan baik. Saat ada momen-momen tertentu seperti ulang tahun perusahaan mereka atau menjelang akhir tahun di mana biasanya anggaran harus dihabiskan, kamu bisa menyapa mereka lagi dan menawarkan paket gathering penutup tahun. Hubungan personal yang baik dengan PIC seringkali menjadi penentu kenapa sebuah perusahaan terus-menerus menyewa di tempat yang sama bertahun-tahun.

Sistem Manajemen Lapangan Olahraga Terbaik

Setelah kamu membaca tujuh langkah di atas, mungkin kamu mulai merasa sedikit pusing. Terbayang betapa ribetnya harus mengurus jadwal reguler yang bentrok dengan jadwal gathering, membuat invoice manual untuk perusahaan yang berbeda-beda, mencatat pembayaran DP, hingga memastikan stok minuman di kantin aman untuk acara besar.

Memang benar, mengelola bisnis lapangan olahraga, apalagi jika sudah mulai masuk ke ranah B2B dan corporate gathering, tidak bisa lagi dilakukan hanya dengan modal buku tulis dan pulpen. Kamu butuh sistem yang bisa bekerja otomatis membantu operasionalmu agar tidak kacau balau. Bayangkan kalau ada double booking saat acara perusahaan besar, bisa hancur reputasi lapanganmu seketika.

Oleh karena itu, akan jauh lebih mudah kalau kamu menggunakan sistem manajemen yang terintegrasi. Kebetulan sekali, kami di Starfield menyediakan solusi untuk masalah-masalah tersebut. Kami menjual sistem yang dirancang khusus untuk memudahkan pemilik venue olahraga.

Kenapa Harus Pake Sistem?

Sistem yang kami tawarkan bukan sekadar aplikasi pencatat jadwal biasa. Fiturnya sangat lengkap dan menyeluruh. Mari kita bahas sedikit kenapa ini bisa jadi penyelamat hidupmu.

Pertama, ada fitur Booking Online. Di zaman sekarang, orang maunya serba cepat. Dengan sistem ini, calon penyewa, baik itu individu maupun perwakilan perusahaan, bisa melihat ketersediaan lapangan secara real-time. Tidak perlu lagi telepon-teleponan atau chat panjang lebar cuma buat tanya “jam 7 malam kosong nggak?”. Mereka bisa langsung lihat dan pesan sendiri.

Kedua, urusan Billing dan Invoice. Seperti yang sudah dibahas tadi, klien korporat butuh dokumen yang rapi. Sistem kami bisa men-generate tagihan secara otomatis. Kamu tidak perlu lagi mengetik manual di Excel yang rawan salah hitung. Semuanya tercatat rapi, mulai dari DP sampai pelunasan, sehingga arus kas bisnismu terpantau jelas.

Ketiga, sistem ini juga sudah dilengkapi dengan POS (Point of Sales). Jadi kalau kamu punya kantin atau jualan shuttlecock dan sewa sepatu, transaksinya bisa langsung masuk ke dalam satu sistem yang sama. Kamu bisa tahu berapa pendapatan dari sewa lapangan dan berapa pendapatan dari penjualan barang secara terpisah namun dalam satu dashboard.

Keempat, dan ini yang paling penting, sistem kami bisa terkoneksi ke Payment Gateway. Pembayaran jadi lebih aman dan mudah. Bisa lewat transfer bank, dompet digital, atau QRIS. Uang langsung masuk ke rekening, dan status booking otomatis berubah jadi confirmed. Ini sangat mengurangi risiko penipuan bukti transfer palsu yang sering terjadi.

Buat kamu yang mengelola lapangan padel, kami punya fitur spesifik yang sangat relevan. Kamu bisa cek detailnya di halaman manajemen lapangan olahraga khusus untuk padel yang kami kembangkan. Fitur ini benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan unik olahraga tersebut yang mungkin berbeda dengan futsal atau badminton.

Jadi, daripada kamu pusing mengurus administrasi manual yang menyita waktu dan tenaga, lebih baik serahkan urusan teknis pada sistem kami. Kamu jadi bisa lebih fokus memikirkan strategi marketing, melobi klien perusahaan baru, dan mengembangkan bisnismu agar lebih besar lagi.

Ingat, bisnis yang besar dimulai dari manajemen yang rapi. Kalau sistemmu berantakan, bagaimana mau menangani klien kelas kakap? Yuk, mulai rapikan manajemenmu sekarang juga biar cuan makin lancar. Apakah kamu tertarik untuk mencoba demo sistem kami minggu ini?

Bagikan Postingan:

Facebook
Twitter
LinkedIn

Artikel Terkait

Saatnya Mulai Mencoba Upgrade Bisnis Anda Ke Level Selanjutnya

Percayakan pada kami untuk membantu dalam teknis bisnis Anda

©2023 Starfield Indonesia - All rights reserved